Setiap tanggal 20 Mei kita memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Tak terasa 100 tahun sudah kita bangkit melawan penjajah.dari tahun 1908 sampai 2008 berarti sudah 100 tahun. Mau tahu dimana kebangkitan nasional berdiri? Di daerah Kwitang Jakarta pusat yang nama tempatnya “Stovia” kependekan dari School Tot Oplieding van Inlandsche Artsen yang diambil dari bahasa Belanda yang artinya “Sekolah Kedokteran Untuk Orang-orang Indonesia.
Di gedung inilah lahir kebangkitan nasional. Apa gunanya kebangkitan nasional bila kita tak meneladaninya. Contohnya anak yang sudah bangkit adalah berangkat ke sekolah dengan hati riang, tidak takut bila menghadapi tes atau ulangan, dll. Ini membuktikan bahwa anak yang sudah bangkit. Apa gunanya kebangkitan nasional jika kita tidak meneladaninya dan ikut mencontoh? sama saja….
Bagaimana mau meneladani atau tidak????

hmmm pemikiran yg bagus. salut buat km dek
dek..anak yang bangkit itu juga musti belajar walopun ndak ada ulangan..
@ masmoemet
makasih ya om saya jadi grogi
Hmm.. ?
Ahaha…
Ulangan takut ? Ah.. dinikmati saja. Sekolah ? dinikmati aja… sebelum semuanya terlewat begitu saja. Kalo udah kuliah udah beda rasanya
bener kata kak Gyl, nikmatilah sekolah karena sesungguhnya itu adalah saat-saat yang menyenangkan…
ingat, hari ini adalah harimu, karena hari kemarin sudah bukan milikmu lagi, dan hari esok belum tentu ada. jadi lakukanlah yang terbaik hari ini, jangan tunda sampai besok karena mungkin dirimu akan kehilangan kesempatan untuk melakukannya….
Iya, ayo teladani saja, dek.. Contohnya bangkit dari tidur jgn kesiangan melolo, biar nggak telat masuk skulnya..
Heheuu..
So, jadilah teladan yg baik buat anak yg lain. Ok?
Nah, klo cara biar bangkit dari bangun pagi gimana ya? Aku susah bangun pagi nih…
:D